Professional Slurry Management Services

Slurry Management System for Mining Operations

Overview

Metode Saringan Pengeringan adalah sistem pembuangan lumpur yang dikembangkan oleh PT Tonisko Tribuana Energi untuk meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan limbah pertambangan. Sistem ini mengubah lumpur yang dipompa menjadi lumpur padat dan air yang terpisah melalui proses terpadu pemompaan hidrolik, flokulasi terkontrol, dan penyaringan mekanis.

Industry Background

Dalam operasi pertambangan seperti pabrik pencucian, air limbah proses sering mengandung padatan tersuspensi (TSS) yang tinggi. Metode sedimentasi konvensional memerlukan kolam pengendapan yang besar dan waktu retensi yang lama, yang mungkin tidak selalu efisien di daerah dengan ketersediaan lahan yang terbatas.

Method Description

Sistem ini beroperasi dengan memompa bubur dari sumber menggunakan pompa submersible hidrolik. Sebelum pemisahan mekanis, bubur mengalami flokulasi untuk meningkatkan agregasi padatan. Material kemudian diproses melalui saringan pengeringan, memisahkan padatan dan air menjadi dua aliran pembuangan yang terpisah.

Operational Capability

Konfigurasi Saringan Pengeringan dapat menangani volume lumpur yang cukup besar per jam tergantung pada kondisi lokasi. Sistem pompa pendorong dapat diintegrasikan untuk mengakomodasi jarak pemompaan yang lebih jauh dan perbedaan ketinggian.

Konfigurasi Fleksibel

Sistem dirancang agar dapat disesuaikan dengan geometri area dan kebutuhan operasional.

Slurry Handling Capacity

Mampu menangani hingga ±300 m³ per jam per konfigurasi sesuai kondisi dan karakteristik lokasi kerja.

Integrasi Booster Pump

Dilengkapi opsi booster untuk mendukung pemompaan jarak jauh serta perbedaan elevasi.

Environmental Consideration

Dengan mempercepat proses pemisahan padat-cair dan menekan ketergantungan pada kolam sedimentasi berukuran besar, Metode Dewatering Screen menghadirkan praktik pengelolaan lumpur (slurry) yang lebih terkendali. Air hasil pemisahan dapat diproses lebih lanjut sebelum digunakan kembali atau dialirkan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kepatuhan terhadap standar lingkungan.

Hasil akhir lumpur yang lebih padat (compact slurry) dapat dikelola untuk pembuangan yang aman atau dimanfaatkan untuk keperluan reklamasi, sesuai dengan kebutuhan spesifik di lokasi proyek.